Halodoc: Selain Solusi Layanan Kesehatan, Juga Dapat Tangkal Hoaks

Halodoc: Selain Solusi Layanan Kesehatan, Juga Dapat Tangkal Hoaks

  dindindonk.com   | Halodoc. Setelah beroperasi selama tiga tahun, aplikasi ini tercatat telah mampu memberikan akses kepada jutaan pengguna aktif bulanan serta ribuan mitra. Pengguna aktif bulanan aplikasi ini tercatat sebanyak lebih dari tujuh juta, dan telah merasakan manfaat aplikasi tersebut. Sebaran pengguna ini terdapat di lebih dari 50 kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Selain pengguna, Halodoc pun telah menjalin kemitraan dengan insan-insan yang terlibat dalam dunia medis. Tercatat ada lebih dari 1.300 apotek, sekitar 20.000 dokter berlisensi , dan lebih dari 1.400 rumah sakit yang terlibat sebagai mitra medis di aplikasi solusi kesehatan ini.

Ternyata, aplikasi Halodoc yang pertama kalinya diperkenalkan pada tahun 2016 lalu ini tidak hanya memberikan solusi kesehatan lho! Ada fungsi lain yang menjadi nilai tambahnya. Pertama, sebagai pemberi dorongan pemerataan akses layanan kesehatan. Kedua, sebagai aplikasi untuk penangkal hoaks! Lalu bagaimana caranya?

Baiklah. Pertama, kita bahas tentang pemerataan akses layanan kesehatan.

Pemerataan Akses Layanan Kesehatan

halodoc aplikasi keren
Ilustrasi: penggunaan aplikasi guna mengaselerasi pemerataan pelayanan kesehatan. (dindindonk.com)

Keberadaan aplikasi ini menjadi peluang dalam hal pemerataan pelayanan kesehatan. Potensi ini disadari oleh Telkomsel, yang baru-baru ini menggandeng Halodoc. Tujuannya yaitu saling berkolaborasi guna mengakselerasi pemerataan akses layanan kesehatan bagi masyarakat luas. Layanan ini dengan memanfaatkan aplikasi solusi kesehatan serta luasnya jaringan Telkomsel.

Kerjasama ini selaras dengan ekosistem digital yang kian berkembang di masyarakat era milenial. Gaya hidup digital diadopsi dan dimanfaatkan secara positif untuk mengakselerasi kemudahan bagi pelanggan terkait solusi kesehatan.

Kedua pihak memang menjadikan kerjasama ini sebagai simbiosis mutualisme. Telkomsel mendapatkan peluang menambah pelanggan baru, serta memberi pelayanan terkait solusi kesehatan bagi pelanggan yang sudah ada. Sementara, untuk Halodoc, memberi memudahkan akses dan layanan kesehatan secara digital. Kedua, kesempatan memperluas jangkauan, mengingat basis jaringan Telkomsel yang tersebar luas di seluruh wilayah di Indonesia.

Model kerja sama layanan berbasis digital antara kedua pihak ini harapannya dapat berjalan berkesinambungan. Antar pelaku bisnis lintas sektor perlu untuk terus berkolaborasi. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.

Menangkal Hoaks Lewat Aplikasi

Salah satu dampak negatif teknologi yakni kian maraknya hoaks dan informasi kebohongan yang mudah sekali menyebar melalui ranah dunia maya. Berdasarkan data Kemkominfo, penyebaran hoaks di Indonesia tercatat cukup tinggi. Pengamatan sepanjang Agustus 2018 hingga Februari 2019 lalu memperlihatkan kenyataan mengejutkan. Ternyata, hoaks terbesar kedua setelah hoaks bidang politik adalah….HOAKS BIDANG KESEHATAN!

dindindonk.com – Ilustrasi: Presentasi hasil temuan hoaks Tim AIS per kategori dari Bulan Agustus 2018 – Maret 2019 ( Sumber: Siaran Pers No. 69/HM/KOMINFO/04/2019 | Infografis: Kominfo)

Derasnya arus informasi yang diterima masyarakat, tidak diiringi dengan referensi yang dipercaya, termasuk seputar kesehatan. Hal tersebut diperparah dengan rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat yang cukup rendah perihal masalah kesehatan.

Menanggapi kenyataan itu, platform aplikasi layanan solusi kesehatan digital Halodoc Konsultasi Dokter, atau lebih dikenal dengan sebutan Halodoc meluncurkan kampanye #TanyaDokterAsli. Kampanye ini mengajak masyarakat agar semakin bijak untuk mengakses dan menyaring informasi terkait kesehatan dari profesional dan ahli tepercaya dibidangnya. Tujuan lainnya yaitu mengedukasi masyarakat akan pentingnya berkomunikasi langsung dengan dokter tepercaya. Komunikasi langsung ini penting agar mendapatkan informasi serta solusi terkait kesehatan dari sumber kredibel.

Halodoc pun tidak main-main dengan kualitas para dokter yang menjadi mitra platform aplikasi kesehatan digital ini. Berdasarkan informasi dari Halodoc, sekitar 60 persen dokter yang bermitra dengan aplikasi ini sudah memiliki pengalaman praktik di atas 5 tahun. Terlebih dengan angka pengguna aplikasi solusi kesehatan ini yang kian meningkat, dengan klaim mencapai 3 kali lipat peningkatan dibandingkan sebelumnya. Hal-hal tersebut membuat kredibilitasnya cukup diperhitungkan. Kredibilitas para dokter yang telah bermitra dengan Halodoc menegaskan komitmen dalam memberikan informasi mengenai kesehatan secara aman dan terpercaya.


Selagi Kamu di sini…

Silakan baca artikel untuk mengetahui lebih lanjut tentang aplikasi yang memberikan solusi kesehatan secara digital ini.


Manfaatkan Aplikasi Untuk Menjalankan Gaya Hidup Positif

Era milenial yang serba digital memang memberi berbagai kemudahan. Hanya saja, dibalik kemudahan tersebut, juga ada sisi negatif yang tak terhindarkan. Salahsatunya yaitu semakin maraknya konten ataupun informasi hoaks. Aplikasi ini mencoba menekan arus informasi hoaks yang menyesatkan di masyarakat, khususnya terkait kesehatan. Tentu saja kita bisa ikut memberantas hoaks ini dengan menyaring dan memilah serta melakukan konfirmasi atas setiap informasi seputar kesehatan yang kita dapatkan. [END]


cover: dindindonk.com

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial Kamu:
error: Content is protected !!