Gaya Hidup

Transformasi Digital Itu Perlu Demi Sukses Hadapi Industri 4.0

“Survival of the fittest” adalah sebuah ungkapan sangat terkenal bermuara pada teori evolusi Darwin. Sebuah ungkapan yang menggambarkan sebuah mekanisme seleksi alam. Ungkapan ini juga dapat dipakai dalam dunia industri yang sedang melanda dunia, yaitu revolusi industri 4.0. 

 

| dindindonk.com Revolusi Industri 4.0 yang sedang melanda dunia saat ini perlu disikapi dengan serius. Bukan saja karena memberikan peluang untuk dapat sukses didalamnya, tapi juga karena bila tidak siap akan terlibas dengan berbagai perubahan yang dibawa olehnya.

Bila tidak siap, maka perusahaan-perusahaan tersebut pun harus siap menghadapi seleksi alam yang sangat ganas.

Perusahaan-perusahaan di era digital saat ini perlu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang tengah berlangsung pada Revolusi Industri 4.0. Suatu hal perlu dilakukan, demi membuat perusahaan dapat tetap relevan di era digital dan milenial ini. Tidak hanya perusahaan, bahkan negara pun perlu melakukan transformasi digital.

Studi yang dilakukan oleh McKinsey menunjukkan bahwa Revolusi Industri 4.0 membuka peluang sebuah negara  untuk meningkatkan nilai tambah terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Tidak hanya meningkatkan PDB nasional, tapi juga meningkatkan sekitar 1 hingga 2 persen pertumbuhan ekonomi.

Transformasi digital: Proses perjalanan revolusi industri (olah digital: dindindonk.com)

Era revolusi industri 4.0 telah mengaplikasikan mesin-mesin produksi yang memiliki kecerdasan atau intelejensia, atau Artificial Intelligence (AI). Mesin-mesin ini berada dalam wadah jaringan siber berbasis Internet of Things (IoT) dan mengandalkan Big Data. Internet telah menjadi bagian dalam segala hal dalam kehidupan kita. Termasuk juga dalam kegiatan produksi di pabrik dan perusahaan.

4 Faktor Pemicu Transformasi Digital

Setidaknya ada 4 (empat) buah faktor yang menjadi penyebab sebuah perusahaan wajib melakukan transformasi digital di era revolusi industri 4.0 ini. Keempat faktor tersebut meliputi: (1) Operasional yang lebih efisien, (2) Lebih hemat biaya produksi, (3) Pengembangan ide inovatif yang dapat menghadirkan produk dan jasa baru, (4) Merebut segmen pasar baru, serta pengembangan pasar sesuai kebutuhan konsumen.

Operasional yang lebih efisien

Proses transformasi digital untuk mendorong perusahaan membuat kegiatan operasionalnya menjadi lebih efisien. Segala proses akan menjadi lebih mudah dan sederhana demi efisiensi.

Hemat biaya produksi

Satu hal yang memicu perusahaan melakukan transformasi ke arah digital yaitu demi menghemat biaya produksi. Berbagai inovasi teknologi membuat persaingan antar perusahaan kian ketat. Implementasi berbagai inovasi digital yang muncul tiap harinya seperti software defined network, cloud, dan security intelligent untuk memuaskan konsumen yang haus akan pengalaman baru (new customer experience).

Langkah implementasi berbagai inovasi digital ini dinilai penting, agar dapat melayani serta mempertahankan konsumen melalui pelayanan yang cepat. Implementasi ini akan memaksa efisiensi staf yang akhirnya akan menurunkan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan.

Pengembangan ide inovatif

Perusahaan melakukan transformasi digital demi menghadirkan produk dan jasa baru untuk konsumen. Era digital dan generasi milenial menghasilkan konsumen yang sangat sensitif dengan perubahan. Bila perusahaan tidak mampu mengantisipasi datangnya perubahan dengan cepat, tentu akan ditinggal oleh konsumennya.

Terlebih, dengan berbagai hal berbau digital yang telah menjadi gaya hidup masyarakat di era milenial ini. Hal tersebut jelas menjadikan transformasi digital sangat penting bagi perusahaan.

Mengapa Perlu Bertransformasi Digital?

Transformasi Digital: ilustrasi (olah digital: dindindonk.com)

Perusahaan perlu melakukan transformasi digital agar mampu memenangkan persaingan dalam era revolusi industri 4.0. Berbagai teknologi pendukung yang banyak dipakai juga sangat membantu perusahaan dalam hal ini. Sebut saja IoT (Internet of Things), big data, virtual reality, serta advance robotic. Kesemuanya bermuara pada teknologi cloud computing sebagai fundamental utama.

Transformasi digital yang dilakukan perusahaan akan memberikan dampak secara ekonomi pada perusahaan tersebut. Bahkan, dapat dikatakan menjadi kunci pengembangan perusahaan di masa depan. Perusahaan yang mampu melakukan transformasi digital ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi perusahaan menjadi lebih berkualitas. Beberapa tolok ukurnya melalui penciptaan kesempatan kerja yang belum ada sebelumnya efisiensi perusahaan, serta tentu saja mendorong peningkatan profitabilitas perusahaan tersebut.

Menggarap potensi besar

Industri 4.0 membuka potensi besar bagi perusahaan yang mampu melakukan transformasi serta beradaptasi dengan kebutuhan era digital ini. Namun, keberhasilan ini harus dengan dukungan pemerintah. Sinergi antara pemerintah dan perusahaan, baik swasta maupun BUMN, serta bekerjasama dengan pendidikan perlu dilakukan . Kesemuanya agar proses transformasi dapat berjalan dengan baik. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tapi juga berperan aktif untuk memajukan perusahaan lokal,” ujarnya.

Dukungan penting lainnya dari pemerintah yaitu melalui pengadaan infrastruktur fisik yang akan mendorong proses transformasi digital dan keberhasilan perusahaan-perusahaan Indonesia di era revolusi industri 4.0, seperti jalur kabel optik, dan Palapa Ring. [END]


*cover foto: Photo by Robin Sommer on Unsplash

 

error: Content is protected !!