Gaya Hidup

2020 Indonesia Merdeka Sinyal, Selamat Tinggal Baper Akibat Putus Koneksi

Indonesia Merdeka Sinyal

| dindindonk.com | Pernahkah kamu merasakan ketika berkunjung ke suatu daerah, dan kamu merasa kesulitan untuk mendapatkan sinyal di daerah itu? Mungkin rasanya seperti ada sesuatu yang hilang ya? YUP! Karena keberadaan sinyal sudah menjadi kebutuhan utama kita. Bahkan ada yang sesumbar mengatakan, lebih baik tidak makan, tapi masih dapat sinyal. Sampai seperti itu gambaran tingkat kebutuhannya, mungkin sudah setingkat dengan kebutuhan primer.

Kenyataannya, hal tersebut masih dapat kita jumpai di berbagai wilayah Indonesia. Hasil pembangunan dan keberadaan infrastruktur yang belum merata dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote. Pembangunan itu belum dirasakan sepenuhnya. Terutama, bagi saudara-saudara kita yang berada di kawasan Indonesia Timur, kawasan pelosok, dan kawasan terluar serta terdepan di Indonesia.

Selain itu, kebutuhan masa kini di era milenial dan revolusi 4.0 yang serba digital. Praktis, keberadaan sinyal menjadi kebutuhan yang semakin mendesak untuk dihadirkan dalam kehidupan masyarakat. Peran pemerintah dengan keberpihakannya kepada seluruh lapisan masyarakat juga untuk memastikan kehadiran sinyal dapat dirasakan di tiap pelosok nusantara.

Proyek Palapa Ring

Semangat untuk memberikan pemerataan inilah yang mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menghadirkan “Indonesia Merdeka Sinyal” lewat Proyek Palapa Ring. Tujuannya yaitu menghadirkan sinyal secara merata di seluruh pelosok Indonesia. Meminjam istilah “Tol Laut” yang digemakan Jokowi, Kemkominfo menyebut langkah ini sebagai upaya menghadirkan “Tol Langit” di atas bumi Nusantara.

Proyek ini sebetulnya telah dirintis pada 1998. Sayangnya, karena krisis ekonomi melanda Indonesia dan Asia Pasifik, proyek ini lantas ditangguhkan untuk sementara waktu. Baru pada tahun 2005, proyek ini kembali mencuat untuk diluncurkan. Pada 21 Desember 2018 lalu, Proyek Palapa Ring Tengah telah tuntas 100 persen. Keberhasilan ini menyusul Proyek Palapa Ring Barat yang telah lebih dulu rampung. Saat ini, Kemkominfo sedang berkonsentrasi menyelesaikan Proyek Palapa Ring Timur demi tercapainya target Indonesia Merdeka Sinyal pada 2020 nanti.

Indonesia Merdeka Sinyal

Kamu ingin tahu berbagai perkembangan seputar Proyek Palapa Ring dan Indonesia Merdeka Sinyal? Kemkominfo melalui Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) membuka komunikasi dan sarana diskusi dengan masyarakat. Termasuk didalamnya, memberikan informasi tentang berbagai langkah kemajuan program tersebut.

Dalam kesempatan kali ini, Rabu (10/4/2019), dindindonk.com berkesempatan menghadiri acara diskusi yang digelar oleh Kemkominfo. Kegiatan ini bertempat di Gedung Serbaguna Kemkominfo di jalan Merdeka Barat 9, Jakarta Pusat. Kemkominfo mengungkapkan berbagai hal terkait “Tol Langit” dalam acara yang bertajuk “Menuju Indonesia Merdeka Sinyal”.

Acara diskusi FMB9 kali ini menghadirkan para narasumber yang telah lama berkecimpung untuk mewujudkan program tersebut. Diantaranya, Janu Suryanto, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian. General Manager of Marketing PT Pasifik Satelit Nusantara Meidiyanto Andwiputro. Anang Latif, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), serta Aba Maulaka, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Para narasumber berdiri bersama-sama hadirin menyanyikan Indonesia Raya sebelum memulai acara diskusi. Mereka adalah Meidiyanto Andwiputro, GM Marketing PT Pasifik Satelit Nusantara (kedua kiri), Anang Latif, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) (tengah), Janu Suryanto, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian (kedua kanan), serta Aba Maulaka, Kadis Kominfo Provinsi NTT. (foto: dindindonk.com)

 

Upaya kurangi kesenjangan internet

Meidiyanto Andwiputro mengungkapkan bahwa Pasifik Satelit Nusantara menjadi salah satu pemain di “dunia langit” Indonesia karena ingin menghadirkan jaringan komunikasi internet dengan kualitas baik di seluruh Indonesia. Bila itu terjadi, pastinya akan mengikis kesenjangan jaringan komunikasi internet yang saat ini masih ada di tanah air.

Indonesia Merdeka Sinyal, narasumber: Meidiyanto Andwiputro, GM Marketing PT PSN

sumber: @fmb9.id

Bahkan, tidak tanggung-tanggung, GM Marketing PT Pasifik Satelit Nusantara ini menyebutkan bahwa PSN meluncurkan Satelit Nusantara. Hal ini demi mewujudkan Indonesia Merdeka Sinyal dan memberikan kontribusi dengan membantu pemerintah secara nyata.

“Demi mewujudkan merdeka sinyal, PSN hadir dan berkontribusi membantu pemerintah lewat peluncuran Satelit Nusantara.” (Meidiyanto Andwiputro)

Selain itu,  PSN juga berinisiatif menyebarkan internet di daerah dengan menggunakan VSAT, WIFI, dan Voucher System. PSN menargetkan pembangunan jaringan internet untuk menghubungkan sekitar 25 ribu desa di seluruh wilayah Indonesia.

Maksimalkan teknologi untuk pendidikan dan kesehatan

Proyek Palapa Ring tentu saja memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Ketersediaan infrastruktur teknologi dan informasi ini akan memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah baik pusat dan daerah mendorong peningkatan kesetaraan kualitas pendidikan dan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Anang Latif, Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti).

Indonesia Merdeka Sinyal, narasumber: Anang Latif, Dirut BAKTI

sumber: @fmb9.id

Lebih jauh, Anang mengungkapkan bahwa istilah “Tol Langit” untuk menggambarkan kondisi persebaran lalu lintas sinyal 2G, 3G, 4G dan seterusnya di wilayah nusantara yang bebas hambatan. Selain itu pihaknya akan berupaya untuk memastikan sinyal ngebut bagi koneksi internet yang cepat dan stabil di seluruh wilayah nusantara.

“Kami mengembangkan berbagai program Palapa Ring yang menghadirkan sinyal “ngebut” yang bisa menghadirkan internet cepat di seluruh pelosok Indonesia.” (Anang Latif)

Pemerintah berkeinginan kuat untuk tidak lagi menghadirkan 2G tapi langsung 4G bahkan lebih tinggi lagi untuk seterusnya. Semuanya akan terkoneksi langsung dengan internet sampai di pedesaan. Jadi sektor ekonomi pun akan ikut terdorong. Petani dan nelayan juga dapat menjual melalui online hasil pertanian dan perikanannya.

Indonesia harus jadi pemain

Keberadaan Palapa Ring tidak hanya menghadirkan jaringan komunikasi di wilayah Indonesia, tapi juga terkait dengan perkembangan industri 4.0 dan era digital saat ini, Selain harus dapat menghadirkan jaringan internet yang berkualitas, harapannya, Indonesia dapat menjadi pemain di industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di wilayah ASEAN bahkan Asia Pasifik. Hal tersebut diungkapkan oleh Janu Suryanto, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian.

Indonesia Merdeka Sinyal, narasumber: Janu Suryanto, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian

sumber: @fmb9.id

Janu pun menyebutkan bahwa upaya untuk menjadi pemain di industri masa depan ini ditanggapi serius oleh pemerintah yang telah menggelontorkan dana triliunan.

“Investasi yang diproyeksikan mencapai Rp 1,9 triliun untuk pembangunan pabrik di Kawasan Industri Kendal (KIK) Jawa Tengah.” (Janu Suryanto)

Salah satu cara mewujudkan kemapanan Indonesia dalam industri ini menurut Janu, yaitu dengan menggunakan komponen lokal sebanyak-banyaknya. Terutama terkait pengadaan infrastruktur di industri ini. Selain mendorong produksi dalam negeri, juga meningkatkan kemandirian industri nusantara.

Dampak positif langsung dirasakan masyarakat

Pembangunan yang sangat gencar di wiayah Indonesia Timur sangat terasa oleh saudara-saudara kita di wilayah tersebut. Kaitannya dengan Proyek Palapa Ring ini, juga sangat membantu pelayanan administratif di wilayah terpencil. Sebagaimana diungkap oleh Aba Maulaka, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Masyarakat yang dulunya harus menyeberang laut untuk urusan administrasi, semenjak hadirnya jaringan telekomunikasi internet di wilayahnya, hal tersebut tidak perlu dilakukan lagi. Cukup mengirim pindaian berkas melalui internet, dan akan dilayani dengan baik oleh para petugas di sana. Selain menghemat biaya, juga sangat penyingkat waktu karena pelayananan yang relatif lebih cepat.

Indonesia Merdeka Sinyal, narasumber: Aba Maulaka, Kadis Kominfo Provinsi NTT

sumber: @fmb9.id

Tidak hanya itu, perkembangan bisnis yang dilakukan oleh UMKM pun mengalami peningkatan. Hal tersebut dikarenakan kemudahan berkomunikasi dengan berbagai mitra usahanya di berbagai wilayah Indonesia maupun luar negeri melalui internet. Dengan demikian komunikasi terkaait pemesanan atau bisnis pun dapat dilakukan dengan lebih mudah.

“Dengan adanya PSN, jaringan internet sangat membantu para pelaku UMKM di NTT.” (Aba Maulaka)

Hanya saja, menurut Aba, kehadiran jaringan tersebut perlu ditambah lagi cakupannya agar dapat melayani seluruh pelosok wilayah NTT.

Indonesia Merdeka Sinyal: Jalin Persatuan Dalam Konektivitas

Proyek Palapa Ring adalah bentuk komitmen pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat. Ketersediaan jaringan telekomunikasi internet akan memberikan harapan serta peluang baru bagi siapapun, meskipun tinggal di daerah terpencil. Dengan demikian, masyarakat yang berada di wilayah-wilayah pedalaman dan terluar juga tetap dapat pembangunan. Mereka pun akan ikut merasa sebagai bagian dari NKRI. Memperkokoh jalinan persatuan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Anang menjelaskan, untuk menghasilkan sinyal yang bukan hanya cepat, tapi ‘ngebut’. Selanjutnya, dari ujung Barat hingga ujung Timur Indonesia infrastruktur komunikasi terkoneksi dengan baik.

Pemerintah tidak berhitung untung rugi karena memang berpihak pada kepentingan masyarakat. Jalinan konektivitas akan memberikan berbagai dampak baik positif maupun negatif. Perekonomian digital akan semakin terus berkembang, di samping juga perkembangan pendidikan, kesehatan dan lainnya yang akan kian mengandalkan teknologi. Terkait dampak negatifnya, tentu saja ini juga harus diantisipasi melalui kerjasama berbagai pihak. Mulai dengan pemberian pemahaman yang baik terkait penyaringan dan  penyaluran informasi.

Wah, 2020 itu tidak lama lho! Bayangkan, nanti kamu tidak perlu baper lagi bila putus koneksi ketika mengunjungi suatu daerah. “Bencana” putus koneksi seperti itu tentu akan hilang bila Indonesia Merdeka Sinyal sudah terwujud nanti. [END] #Indonesia #MerdekaSinyal #IndonesiaMerdekaSinyal #ProyekPalapaRing #PalapaRingProject #PalapaRing

 

sumber:

  • Foto cover: unsplash.com, diolah secara mandiri.
  • Acara diskusi FMB9, tanggal 10 April 2019
  • kominfo.go.id
  • instagram @fmb9.id

 

error: Content is protected !!